Tuesday, May 15, 2018

SAVE “BEDESH” (OWA JAWA ENDEMIC PETUNGKRIYONO)


SAVE “BEDESH”
(OWA JAWA ENDEMIC PETUNGKRIYONO)




Di hutan Petungkriyono hiduplah seekor Owa Jawa bernama si “Bedesh” , ia hiudup bersama kelompoknya , mereka adalah satu keluarga karena Owa Jawa hudup secara berkelompok menurut garis keturunannya,  Dan setiap  kelompok atau keluarga mempunyai daerah kekuasaan masing-masing yang luasnnya ±12 s/d 16 HA. Saat ini adalah musim buah dimana sumber makanan sangatlah melimpah, “Bedesh” dan keluarganya asyik menikmati buah-buahan, sembari bercanda dengan Ayah,Ibu dan adiknya, mereka berjumlah 4 ekor dalam satu kelompok. Merupakan keluarga kecil tentunya, karena Owa Jawa merupakan Hewan Yang Paling setia dengan psangannya ,sehingga mereka tidak akan mengawini keturunannya, dan jika pasangannya mati maka pasangan yang ditinggalkan tidak akan mencari ganti hingga mati.
Disaat mereka sedang asyik bercanda ber ayun di ranting-ranting pepohonan sembari makan , tiba-tiba malapetaka datang, terdengar suara tembakan yang membabi buta, pastinya itu adalah sekelompok manusia pemburu binatang primata, dengan segala upaya mereka menghindar dari tembakan para pemburu, namun naas sekali nasib keluarga si “Bedesh” mereka terkena tembakan para pemburu dan akhirnya merekapun mati terkena peluru pemburu, setelah si “Bedesh” mati , arwahnyapun terlepas dari raganya, Arwah “Bedesh” melihat Raganya Yang Tergeletak dan terkapar kaku , sembari meneteskan airmata diapun berjalan meninggalkan jasadnya untuk menuju ke alam Baka……..

No comments:

Post a Comment